Netter.co.id – Yayasan PETRONAS terus berkomitmen untuk memperluas program SAMADANI hingga tahun 2026 dengan menargetkan 22 sekolah lagi.
Upaya memperkuat pendidikan di kawasan-kawasan tertentu terus dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk Yayasan PETRONAS yang menjalin kerjasama strategis dengan pemerintah melalui Program Sekolah Angkat MADANI (SAMADANI). Program ini bertujuan untuk memberikan dukungan yang lebih menyeluruh kepada sekolah-sekolah dalam bentuk bantuan fasilitas, program akademik, pelatihan guru, hingga pembangunan karakter siswa. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Yayasan PETRONAS dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih tangguh dan selaras dengan kebutuhan masa depan.
Dukungan Holistik bagi Sekolah Angkat
Sebanyak 50 sekolah di seluruh Malaysia kini telah merasakan manfaat langsung dari inisiatif ini. Yayasan PETRONAS tidak hanya fokus pada penyediaan alat bantu belajar, tetapi juga menekankan pembelajaran Sains, Teknologi, Kejuruteraan, dan Matematik (STEM) melalui Program Duta Guru. Program ini memastikan guru memiliki kapasitas untuk menjadi agen perubahan dengan inovasi pedagogi dan mimpi besar untuk pendidikan yang lebih baik. Dengan pendekatan ini, diharapkan siswa dapat mengembangkan minat dan keterampilan yang krusial untuk masa depan mereka.
Peningkatan Fasilitas Belajar
Salah satu aspek penting dari SAMADANI adalah peningkatan fasilitas pendidikan, khususnya di area laboratorium sains. Melalui proyek ini, berbagai peralatan modern seperti mikroskop digital dan teknologi lainnya telah disediakan. Langkah ini tidak hanya menitikberatkan pada ketersediaan sarana, namun juga memastikan peralatan dapat dimanfaatkan secara optimal dengan melatih tenaga laboratorium di sekolah-sekolah terkait. Implementasi ini dianggap penting untuk mendukung eksplorasi mendalam siswa secara berbasis praktikum yang akan membangun dasar pemikiran ilmiah mereka.
Fokus pada Pengembangan Guru dan Akademik
Dana khusus turut disediakan bagi guru yang ingin mengembangkan proyek inovatif di sekolah mereka. Melalui Dana Duta Guru, berbagai program yang dapat memperkasa kreativitas dan inovasi dalam pendidikan diluncurkan. Para guru didorong untuk memanfaatkan dana ini guna melaksanakan kegiatan yang memicu daya imajinasi dan kreativitas siswa, menjadikannya sebagai proyek pembelajaran yang juga bisa memberi dampak positif bagi komunitas setempat. Hal ini diiringi dengan pelaksanaan Hari Kerjaya STEM, yang memberikan siswa kesempatan untuk lebih memahami dunia STEM secara langsung dan mendukung aspirasi mereka untuk berkarya di bidang tersebut.
Pembangunan Sahsiah dan Kemahiran
Program ini juga menyoroti pembangunan sahsiah dan kemahiran melalui pendidikan lingkungan. Salah satu metodologi yang diusung adalah penanaman regeneratif yang mengenalkan siswa pada pentingnya menjaga keseimbangan alam. Dalam konteks ini, Yayasan PETRONAS berupaya memastikan bahwa siswa-siswa di sekolah angkat turut memahami dan mengamalkan prinsip-prinsip keberlanjutan sejak dini. Menghadapi tantangan lingkungan global, pendekatan semacam ini sangat penting untuk membentuk individu yang tidak hanya peduli tetapi juga aktif dalam merawat bumi.
Kisah Inspiratif dari Sekolah Luar Bandar
Kisah dua guru, Cikgu Azwan dan Cikgu Nur Ain, menjadi bukti nyata bagaimana program ini mampu mendorong perubahan penting dalam ekosistem pendidikan. Berbagai inovasi pendidikan yang mereka inisiasi mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan inspiratif. Misalnya, Cikgu Azwan yang memimpin pengembangan sistem peringatan dini banjir di desanya, membuktikan bahwa dengan modal tekad dan dukungan, inovasi besar dapat lahir dari lingkungan yang sederhana. Cikgu Nur Ain dengan pendekatannya dalam STEM telah mampu membentuk kelompok mentor di lingkup siswa, menunjukkan nilai penting dari pendidikan yang terdesentralisasi.
Berlanjut Menuju Masa Depan yang Lebih Cerah
Yayasan PETRONAS terus berkomitmen untuk memperluas program SAMADANI hingga tahun 2026 dengan menargetkan 22 sekolah lagi. Berbagai program seperti Hari Kerjaya STEM dan pendidikan lingkungan akan diperkuat agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas. Kolaborasi yang melibatkan banyak pihak ini diyakini dapat melahirkan generasi yang siap menghadapi perubahan cepat di masa depan. Pendidikan yang berfokus pada STEM dan keberlanjutan menjadi pondasi kuat untuk mewujudkan aspirasi Malaysia yang lebih maju dan berkelanjutan.
Dengan inisiatif yang komprehensif ini, Yayasan PETRONAS membuktikan bahwa dunia pendidikan memerlukan reformasi yang tidak hanya dari sisi fasilitas, tapi juga memerlukan pendekatan inovatif yang menyeluruh. Pendekatan ini diharapkan mampu membawa perubahan signifikan dalam ekosistem pendidikan, menyiapkan siswa untuk masa depan yang lebih baik dan berdaya saing global.
