Peninggalan Zaman Mesolitikum: Pengertian, Kehidupan & Ciri-ciri

Netter.co.id – Zaman prasejarah dibagi menjadi 4 zaman, yaitu zaman paleolitikum, zaman mesolitikum, zaman megalitikum, dan zaman neolitikum. Untuk itu di sini admin akan membahas tentang peninggalan zaman mesolitikum.

Zaman Mesolitikum, zaman dimana manusia bisa bercocok tanam bahkan dengan teknik yang sangat sederhana. Untuk lebih jelasnya simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Pengertian Zaman Mesolitikum

Peninggalan Zaman Mesolitikum

Zaman Mesolitikum dalam bahasa Mesolitikum berarti batu tengah. Mesolitikum adalah Zaman Batu pertengahan atau pertengahan. Karena diperkirakan terjadi pada masa Holosen sekitar 10.000 tahun yang lalu.

Pada Zaman Batu Pertengahan ini, diyakini bahwa masyarakat prasejarah masih menggunakan batu sebagai alat dalam kehidupan sehari-hari. Zaman Batu Tengah dan Zaman Mesolitikum tentunya lebih maju dari pada zaman Paleolitikum.

Perkembangan budaya yang pesat ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Keadaan alam saat ini relatif lebih stabil, sehingga masyarakat bisa hidup dalam suasana yang lebih tenang karena kehidupan lebih tenang dan mereka bisa mengembangkan budayanya.
  • Orang-orang yang mendukung budaya Mesolitikum, yaitu Homo sapiens, lebih pintar dari para pendahulunya.

Mengenal Kehidupan Zaman Mesolitikum

Kehidupannya berbeda dengan era sebelumnya, meski tidak jauh berbeda. Mereka masih memenuhi kebutuhan sehari-hari dalam mengumpulkan dan berburu makanan. Tetapi pada saat itu, orang-orang lebih pintar dari pendahulunya.

Mereka sudah mulai bermukim dan membangun perumahan semi permanen, dan mereka juga sudah mulai bertani, meski masih sangat mudah. Tempat tinggal mereka umumnya terletak di:

  • Tepi pantai (Kjokkenmoddinger)
  • Gua (Abris Sous Roche)
Baca Juga :  Apa itu Candi Hindu? Pengertian dan Sejarah beserta Daftar Nama Candi

Begitu banyak peninggalan budaya manusia yang ditemukan di tempat-tempat tersebut pada masa itu. Zaman dahulu masih menggunakan alat-alat dari tulang dan tanduk hewan untuk keperluan sehari-hari, misalnya pada saat pengadaan makanan pada zaman Paleolitik.

Zaman Mesolitikum, dimana manusia masih menggunakan batu dengan alat bantu sebagai aktivitas sehari-hari. Pada masa itu, masyarakat mengalami perkembangan budaya yang semakin pesat.

Karakteristik / Ciri Zaman Mesolitikum

Dalam hal ciri-ciri atau karaktersitik yang menunjukkan Zaman Mesolitik, adalah:

  • Tinggal permanen karena sudah memiliki tempat tinggal resmi seperti pantai dan gua.
  • Implementasi sistem seperti mengumpulkan makanan atau mengumpulkan makanan.
  • Alat-alat yang digunakan pada zaman Paleolitik hampir sama yaitu sebagai alat-alat batu dan teksturnya masih kasar.
  • Memiliki kemampuan bercocok tanam, meskipun teknik yang digunakan masih sederhana.
  • Sudah tahu atau bisa di tembikar.
  • Ada limbah dapur yang disebut kjoken mondinger.

Apa Saja Peninggalan Zaman Mesolitikum?

Ada beberapa peninggalan budaya pada zaman Mesolitikum, antara lain:

1. Budaya Bacson Hoabinh

Bacson Hoabinh adalah budaya yang ditemukan di bukit-bukit kerang dan gua-gua di Sumatera Timur, Indo-Cina, dan Melaka. Peninggalan ini cukup unik ketika seseorang meninggal, tubuh diposisikan dalam posisi jongkok dan kemudian dicat merah.

2. Budaya Toala

Kebanyakan toalacultures membuat peralatan batu yang mirip dengan batu api Eropa, misalnya. Kaleson, Jasper, Obsidian dan Batu Kapur.

Budaya ini berbeda dengan Bacson-Hoabinh. Ketika seseorang meninggal, dia dikubur di sebuah gua, dan ketika tulangnya kering, dia diberikan kepada keluarganya sebagai kenang-kenangan.

3. Kebudayaan Tulang dari Sampung

Karena sebagian besar yang ditemukan adalah alat tulang, para arkeolog menyebutnya dalam Budaya Sampung.

4. Kjokkenmoddinger (Limbah Dapur)

Kjokkenmoddinger adalah istilah asal Denmark. Kjokken artinya modding dan kitchen artinya sampah. Oleh karena itu, Kjokkenmoddinger merupakan fosil berupa rumpun cangkang dan siput, sehingga mencapai ketinggian ± 7 meter.

Baca Juga :  Masjid Agung Semarang: Sejarah, Tujuan, Arsitektur & Fasilitas

Penemuan sebagai bukti bahwa orang tua telah menetap atau tidak lagi nomaden. Karena sebagian besar fosil ini ditemukan di tepi timur pantai Sumatera antara dataran dan daerah gurun.

5. Abris Sous Roche

Abis Sous Roche adalah gua tempat manusia pada Abad Pertengahan hidup pada waktu itu. Fungsi gua ini tentu saja sebagai rumah atau perlindungan dari cuaca dan binatang buas. Abis Sous Roche adalah Van Stein Callenfels pertama tahun 1928-1931 di gua Lawa.

Di gua ini banyak ditemukan alat-alat pada Zaman Batu Pertengahan.

Mengenal peninggalan sejarah lainnya:

Penutup

Itulah ulasan yang admin miliki secara singkat tentang Peninggalan Zaman Mesolitikum. Semoga ulasan ini bisa bermanfaat dan bermanfaat bagi kalian semua.