Pengertian Stomata: Fungsi, Strukur dan Posisi Serta Jenisnya

Netter.co.id – Pengertian Stomata merupakan salah satu organ tumbuhan yang punya peran penting untuk membantu tumbuhan bertahan hidup. Stomata adalah lubang atau celah pada epidermis organ tumbuhan hijau yang dilapisi oleh sel khusus yang disebut sel penjaga.

Sel penjaga dikelilingi oleh sel-sel yang punya bentuk yang sama atau berbeda dengan sel epidermis lainnya atau disebut sel tetangga.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang stomata, berikut ini akan dijelaskan secara rinci tentang stomata, meliputi pengertian stomata, fungsi stomata, struktur stomata, faktor dan mekanismenya secara lengkap.

Pengertian Stomata 

Pengertian Stomata

Stomata adalah lubang atau celah pada epidermis pada organ tumbuhan hijau yang dilapisi oleh sel khusus yang disebut sel penjaga. Sel penjaga dikelilingi dengan sel-sel yang terlihat mirip atau berbeda dari sel epidermis lainnya dan disebut sebagai sel tetangga.

Sel-sel yang berdekatan melawan sel-sel yang berperan penting dalam perubahan osmotik, mengatur lebar celah dan menghalangi pergerakan sel.

Sel-sel penutup di stomata bisa berada pada tingkat yang sama dengan permukaan panerofor atau epidermis, atau stomata mungkin lebih rendah dari permukaan pada epidermis (crypto).

Stomata juga bisa lebih tinggi dari permukaan epidermis, yang sering disebut sebagai semacam penutup sel. Sel penjaga sudah berbentuk ginjal, seperti yang kita lihat dari atas, tetapi di rumput (Poaceae) selnya berbeda, dengan dua sel tetangga di luar sel.

Jenis-jenis Stomata

Stomata bisa dikelompokkan menurut urutan sel tetangga. Stomata pada tumbuhan Dicotyledoneae bisa dibedakan menjadi empat jenis, yaitu:

Baca Juga :  Pengertian Uterus: Bagian, Struktur, Fungsi & Tujuan Uterus

1. Diasitik

Tipe diacytic adalah tipe stoma yang dikelilingi oleh 2 sel tetangga. Dinding terbuka dari dua sel tetangga berjalan tegak lurus terhadap sumbu longitudinal sel tertutup.

2. Cruiferae / Anisositik

Jenis Cruiferae atau Anisocytic adalah sel penjaga, yang dikelilingi oleh tiga sel tetangga dengan ukuran yang sama. Spesies ini terdapat pada tumbuhan tegak dari famili Solanaceae dan Cruciferae.

3. Rubiceae / Parasitik

Jenis Rubiceae atau Parasit adalah jenis sel penjaga, yang disertai oleh satu atau lebih sel tetangga dengan sumbu longitudinal tetangga sejajar dengan sel penjaga dan celah. kalian bisa menemukan varietas tanaman dari keluarga Magnoliaceae, Mimosaceae, dan Rubiceae.

4. Ranuculaceae / Anomositik

Jenis Ranuculaceae atau Anomocytic termasuk dalam jenis sel tetangga yang punya bentuk dan ukuran yang sama dengan sel epidermis. Spesies ini banyak ditemukan pada stomata famili Cucurbetaceae, Caparidaceae, Malvaceae, dan Ranuculaceae.

Struktur & Posisi Stomata

Stomata bisa ditemukan pada daun tumbuhan. Mereka juga bisa ditemukan di kedua sisi atau hanya di satu sisi lembaran. Jika stomata pada kedua sisi daun disebut amfistomatik, hanya sisi atas yang disebut epistomatik, dan jika hanya pada sisi bawah disebut hipostomatik.

Stomata terdapat di epidermis daun dan menutupi hampir 1-12% permukaan daun. Meskipun ditemukan di epidermis, posisi tepatnya berbeda dari tanaman. Misalnya, stomata ditemukan di mesofil pada tingkat epidermis yang sama. Pada beberapa tumbuhan bahkan di atas epidermis.

Terlepas dari variasi ini, daun dikotil punya jumlah stomata yang lebih banyak pada permukaan atas daripada permukaan bawah, tetapi daun monoklonal punya jumlah yang sama pada ujung atas dan bawah daun.

Struktur stoma terdiri dari sel-sel ginjal epidermis dengan lubang di tengah yang dikenal sebagai pori.

Baca Juga :  Pengertian Buah - Manfaat, Contoh, Struktur, serta Karakteristik dari Buah

Fungsi Stomata Pada Daun

Fungsi utama stomata adalah pertukaran gas seperti karbon dioksida, uap air dan oksigen. Selain itu, fungsi stomata berperan dalam fotosintesis, transportasi air tanaman dan pertukaran udara, berikut berbagai fungsinya:

  • Stomata pada tumbuhan berkurang jika terkena ozon yang berlebihan. Hal ini karena stomata lebih sensitif terhadap penyerapan ozon. Ketika ozon bisa mempengaruhi respirasi pada daun tanaman. Hal lain yang terganggu adalah kemampuan membran sel pada tumbuhan untuk mengembalikan volume air setelah turgor.
  • Pabrik Sistem hanya bisa berfungsi jika ada air di sel pelindung. Ketika sel pelindung (banjir) melewati air dan membuka celah di antara mereka. Celah ini disebut stomata, yang memungkinkan pertukaran gas dan air. Ketika sel pelindung terkena asam larut, larut dalam sel dan mengalami celah yang ada yang menutup karena sel dijaga ketat.
  • Pertukaran gas secara teratur antara oksigen dan karbon dioksida di daun. Hal ini diperlukan untuk mengatur jalur metabolisme seperti fotosintesis dan respirasi anaerobik dalam sel tumbuhan.
  • Celah tumbuhan dalam pertukaran gas dan evaporasi pada stomata tumbuhan terdapat pada permukaan daun dan di bawah permukaan daun. Pada daun terapung, stomata cenderung berada di permukaan atas daun, sedangkan pada tumbuhan bagian dalam, stomata lebih banyak terdapat pada daun bagian bawah. Hal ini dikatakan untuk mengurangi penguapan.

Artikel lainnya:

Categories IPA