Pengertian Elastisitas Fisika Beserta Besaran & Hukum Hooke

Netter.co.id – Dalam fisika, ada yang namanya elastisitas. Pengertian Elastisitas fisika ini juga merupakan salah satu materi yang akan kalian pelajari di kelas X atau XI. Jadi apa itu elastisitas?

Pada artikel kali ini admin akan memberikan materi tentang elastisitas fisika kelas 11, mulai dari pengertian, besaran dan rumus, contoh elastisitas, bunyi hukum Hooke, hingga contoh soal elastisitas dan pembahasannya. Langsung saja simak penjelasannya berikut ini!

Pengertian Elastisitas Fisika

Pengertian Elastisitas Fisika

Pengertian elastisitas adalah adanya sifat suatu benda untuk kembali ke bentuk semula segera setelah gaya pada benda dihilangkan. Benda yang bisa kembali ke bentuk semula setelah melepaskan gaya yang diberikan disebut benda elastis.

Jika kalian menarik pegas, pegas akan kembali ke ukuran aslinya segera setelah tarikan dilepas. Sebaliknya, benda yang tidak bisa kembali ke bentuk semula setelah diberi gaya tertentu disebut benda plastis. Contoh benda plastik adalah lumpur, plastik, dan tanah liat.

Fleksibilitas sempurna hanyalah masalah pembenaran dan beberapa bahan tetap elastis bahkan setelah cacat yang sangat kecil. Dalam bidang ini, tingkat elastisitas bahan ditentukan oleh dua jenis parameter bahan.

Jenis parameter material pertama disebut sebagai modulus, yang mengukur jumlah gaya per satuan luas (tegangan) yang diperlukan untuk mencapai cacat. Satuan modul adalah pascal (Pa) atau pangkat pon per inci persegi (psi, dan lbf/in 2).

Modul yang lebih tinggi yaitu biasanya telah menunjukkan bahwa materinya sulit diubah. Jenis parameter kedua mengukur batas elastis. Keterbatasan ini bisa menimbulkan tekanan di bagian luar jika bahan tidak tertekuk, atau bagian luar akan berubah jika elastisitasnya telah hilang.

Baca Juga :  Pengertian Efek Rumah Kaca: Penyebab, Proses & Dampaknya

Saat menjelaskan fleksibilitas relatif dari 2 bahan, batasan modulasi dan elastisitas harus diperhitungkan. Karet biasanya memiliki modulus rendah dan cenderung bertahan lebih lama (yaitu batas lentur tinggi) dan tampak lebih fleksibel setiap hari daripada logam (modulus tinggi dan batas elastis rendah). Dari dua bahan karet dengan batas elastis yang sama, satu dengan modulus yang lebih rendah terlihat lebih elastis.

Besaran-Besaran dalam Elastisitas

Ada berbagai macam besaran dalam elastisitas ini, berikut penjelasannya:

1. Batas Elastis

Fleksibilitas objek dibatasi oleh kekuatan tertentu. Jika gaya yang diberikan kurang dari batas kelengkungan, objek akan kembali ke bentuk semula ketika pria gay dilepaskan.

Namun, jika gaya melebihi batas elastisitas benda, benda tidak bisa kembali dari bentuk semula. Benda yang ada akan terus berubah bentuk.

2. Regangan (e)

Regangan adalah perubahan relatif dalam ukuran suatu benda di bawah beban. Peregangan dihitung dengan membandingkan panjang benda dengan panjang aslinya.

3. Modulus Elastisits (Modulus Young)

Modulus elastisitas adalah ukuran gaya yang bekerja pada luas penampang tertentu untuk mencegat suatu benda. Dengan kata lain, modulus Young adalah perbandingan antara tegangan dan tegangan pada suatu benda.

Nilai modul young menunjukkan tingkat kelenturan objek. Semakin besar nilai modul yang lebih muda, semakin banyak ketegangan yang diperlukan untuk mengurangi objek.

4. Tegangan (δ)

Tegangan adalah adanya besarnya gaya yang bekerja pada suatu benda pada luas penampang tertentu.

Hukum Hooke untuk Susunan Pegas

Pada tahun 1678, Robert Hooke menyatakan bahwa jika sehelai bulu ditarik dengan paksa tanpa melebihi batasnya, bulu tersebut bertindak sebagai kekuatan penyembuhan yang sesuai dengan penyimpangan benda dari titik keseimbangannya, tetapi dalam arah yang berbeda dari gerakan benda. Pernyataan ini dikenal sebagai teorema Hooke. Secara matematis, hukum Hooke mengatakan:

Baca Juga :  Pengertian Kompos: Proses Pengomposan, Manfaat & Jenis-Jenis

Tanda negatif dari hukum Hooke adalah bahwa gaya pemulih pegas berlawanan dengan arah deviasi pegas. Konstanta pegas (k) menunjukkan besarnya gaya pegas. Mata padang rumput memiliki nilai k yang besar, sedangkan beberapa sumber memiliki nilai k yang besar.

Contoh Elastisitas dalam Kehidupan Sehari-Hari

Anda sebenarnya bisa menemukan elastisitas fisik dalam kehidupan sehari-hari. Hanya saja, mungkin kalian jarang menyadarinya. Berikut adalah 2 contoh elastisitas yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari.

  • Pegas yang bisa ditarik dan kembali seperti sebelumnya.
  • Ketika anak sedang bermain ketapel dan meletakkan batu di ketapel karet, tariklah lalu lepaskan. Kemudian ketapel karet akan kembali ke posisi semula.

Artikel lainnya:

Penutup

Sekian ulasan yang telah admin sampaikan secara lengkap dan jelas yaitu Pengertian Elastisitas Fisik. Semoga ulasan ini, bisa bermanfaat dan bermanfaat bagi kalian semua.