Jenis Jenis Dokumen Layanan Logistik yang Sangat Penting Wajib Kalian Tau

Netter.co.id – Jenis Dokumen Layanan Logistik? Saat ini dengan semakin maraknya perkembangan dalam bisnis e-commerce yang menjembatani antara pengusaha lokal maupun internasional kepada konsumen di Indonesia, peran logistik yang menyertainya juga menjadi semakin krusial.

Bisakah kalian bayangkan jika permintaan terus masuk tetapi para penjual tidak bisa mengirimkan barang pesanan tepat waktu kepada alamat yang tepat, pemesanan yang terjadi akan bisa menjadi sia-sia bukan?

Dengan adanya proses logistik yang tersistem dan lancar, tentunya akan bisa memberikan keuntungan bagi semua pihak dalam jejaring bisnis yang terlibat. Sebelum lebih jauh membahas tentang logistik, mari pahami terlebih dahulu tentang pengertian logistik, tujuan dan manfaat, dokumen yang dibutuhkan, hingga rekomendasi perusahaan logistik di Indonesia melalui artikel berikut.

Apa Itu Logistik?

Dilansir dari SearchERP, logistik adalah sebuah proses merencanakan, pengiriman barang, dan penyimpanan barang secara efisien dari titik asal ke titik tujuan. Logistik umumnya mencakup 2 fungsi yaitu fungsi transportasi dan pergudangan.

Istilah logistik awalnya digunakan untuk keperluan militer, yang mengacu pada kegiatan memindahkan personel militer, peralatan, dan barang. Tetapi sekarang ini, istilah logistik lebih digunakan untuk konteks memindahkan barang komersial.
Manfaat Logistik

Dalam bisnis, bukan hanya kualitas barang saja yang penting untuk diperhatikan tetapi juga proses logistik.

Karena jika layanan pengiriman dari suatu perusahaan tidak sebaik kualitas barangnya, kebutuhan pelanggan tidak bisa terpenuhi dan jalannya bisnis pun akan terganggu.

Walaupun logistik kelihatannya hanya sebagai proses dalam memindahkan barang, tetapi ternyata efeknya bisa mempengaruhi banyak aspek dalam bisnis.

Kesuksesan Dokumen Layanan Logistik oleh suatu perusahaan akan bisa meningkatkan efisiensi, pengeluaran biaya rendah, produksi meningkat, kontrol barang persediaan yang lebih baik, meningkatkan kepuasan pelanggan dan pemasok, dan meningkatkan pengalaman pelanggan.

Baca Juga :  Tips Menghindari Investasi Bodong Berpikir Cerdas dan Jelih dalam Memilih

Tujuan Logistik

Jenis Jenis Dokumen Layanan Logistik

Sangat erat kaitannya dengan supply chain (rantai pasok), berikut merupakan tujuan dari pengadaan logistik dan skenario ideal yang akan dicapai jika manajemen logistik suatu perusahaan dijalankan dengan baik.

1. Mengurangi Terjadinya Kejadian Tidak Terduga

Banyak kejadian tidak terduga yang mungkin saja terjadi selama proses produksi barang dan pengiriman barang, seperti barang tiba dalam keadaan rusak, keterlambatan menerima pesanan pelanggan, atau kejadian seperti pesanan yang diterima salah. Hal ini jika tidak diantisipasi akan hanya bisa menghabiskan waktu dan sumber daya yang digunakan.

2. Mengurangi biaya transportasi

Biaya yang paling banyak dikeluarkan dalam proses logistik adalah biaya transportasi. Biaya transportasi sangat dipengaruhi oleh jenis produk yang dikirimkan, ukuran pengiriman, dan jarak tempuh.

Umumnya, semakin besar pengiriman barang dan semakin jauh jarak tempuhnya, biaya transportasi per unit akan semakin rendah.

3. Meningkatkan efisiensi

Tujuan untuk meningkatkan efisiensi dalam proses logistik dan transportasi haruslah selalu menjadi prioritas utama bagi setiap perusahaan logistik.

Cara yang bisa dilakukan untuk mencapai tujuan ini adalah dengan bekerjasama dengan perusahaan penyedia transportasi. Karena dengan itu, proses yang terjadi di gudang, tata letak, dan alur kerja dapat meningkat secara signifikan.

4. Memproses dengan cepat untuk memperoleh respon pelanggan

Kepuasan pelanggan adalah alasan kenapa tujuan ini harus dicapai oleh perusahaan logistik. Agar bisa mendapatkan respon positif dari pelanggan, perusahaan logistik juga harus memberi respon cepat.

5. Meningkatkan kualitas

Dalam perusahaan logistik, jika ada suatu produk yang cacat atau jika ada janji layanan yang tidak ditepati, tidak banyak yang bisa dilakukan oleh pihak perusahaan.

Karena selain biaya logistik yang dikeluarkan tidak dapat dikembalikan, akan sulit untuk mengembalikan kepercayaan pelanggan. Tetapi disinilah tantangan yang harus dilalui oleh perusahaan logistik.

Terlebih jika harus mengirimkan barang sepanjang waktu dan melintasi wilayah geografi yang jauh.

Elemen dalam Logistik

Terdapat 5 elemen yang ditujukan agar proses Dokumen Layanan Logistik bisa dijalankan dan diidentifikasi dengan mudah.

1. Persediaan

Erat kaitannya dengan kegiatan penyimpanan dan pergudangan, persediaan akan berkaitan dengan proses menentukan barang stok, penempatan stok, dan berapa jumlah stok yang harus tersedia di gudang.

Baca Juga :  Pengertian Ras: Klasifikasi, Jenis-Jenis Bentuk Ras & Contohnya

Dalam praktiknya saat menentukan keputusan terkait persediaan, hal ini akan mempengaruhi kendali barang masuk dan keluar dari gudang.

2. Transportasi

Jenis transportasi yang biasa digunakan dalam proses logistik sangat beragam karena mencakup semua moda transportasi. Seperti kendaraan darat, kereta dagang, pengiriman kargo, dan transportasi udara.

Tanpa adanya elemen ini, barang tidak akan bisa berpindah dari satu tahap ke tahap lainnya dalam rantai pasokan.

3. Penyimpanan, pergudangan, manajemen bahan baku persediaan

Dalam praktiknya, sering terjadi ketidakseimbangan antara persediaan barang dengan permintaan konsumen.

Karena biasanya perusahaan produksi akan menyediakan barang dengan jumlah tertentu di gudang, sedangkan permintaan terkadang datang dengan jumlah yang tidak bisa diprediksi.

Maka dari itu, diperlukan manajemen gudang yang baik untuk menyeimbangkan jumlah permintaan dan persediaan.

4. Pengemasan dan unitisasi

Elemen ini akan erat kaitannya dengan proses perawatan dan kondisi produk. Pada proses pengemasan, biasanya bentuk kemasan yang digunakan atau bentuk kemasan akhir adalah dengan bentuk kubus.

Maka dari itu, proses unitisasi dilakukan untuk mengemas beberapa barang agar termuat dalam kemasan berbentuk kubus atau terkemas dalam bentuk kubus terlepas dari bentuk produk yang memiliki banyak bentuk.

5. Informasi dan kontrol

Elemen ini perlu diaplikasikan pada semua proses elemen di atas, karena bisa merancang sistem informasi untuk prosedur operasional.

Seperti ketersediaan informasi terkait persediaan akan bisa membantu memutuskan pesanan apa yang perlu diambil dan dikemas di gudang dan informasi lainnya yang bisa mengontrol proses logistik.

Dokumen Logistik

Dokumen Layanan Logistik yang diperlukan bisa sangat bervariasi sesuai dengan jangkauan pengiriman yang dilakukan.

Dokumen logistik untuk pengiriman nasional akan sangat berbeda dengan dokumen yang dibutuhkan saat mengirimkan barang ke luar negeri.

Dokumen logistik saat melakukan pengiriman ke luar negeri pun akan lebih bervariasi lagi tergantung dengan peraturan negara tujuan yang berlaku.

1. Freight Bill

Tagihan pengiriman (Freight Bill) adalah tagihan pengangkut barang kepada pengirim dan mencakup semua biaya yang telah dikeluarkan oleh pengangkut.

Tagihan pengiriman ini akan berisi informasi seperti rincian pengiriman, barang yang dikirim, penerima barang, asal, tujuan, total berat, dan total biaya.

Ada beberapa jasa pengiriman yang meminta pembayaran di muka jika biaya pengiriman kurang dari total biaya pengiriman yang diperkirakan.

Baca Juga :  Rumah Adat Sumatera Barat

Jika tidak dibayar di muka, maka pengangkut dapat menunjukkan tagihan pengiriman pada saat pengambilan barang.

2. Bill of Lading

Dokumen Bill of Lading adalah dokumen tagihan untuk pengangkutan barang dan sebuah dokumen kepemilikan atas barang tersebut.

Bill of Lading menjadi dokumen terpenting yang digunakan saat mengirimkan barang. Karena mencakup semua informasi yang dibutuhkan oleh pengangkut barang untuk mengirimkan barang.

Informasi yang tercantum antara lain adalah asal pengiriman, bulir kontrak dalam proses pengangkutan barang, nama dan alamat pengirim, nama dan alamat penerima, dan terkadang juga berisi informasi terkait rute pengiriman barang.

3. FOB Terms of Sale

Bisa diartikan sebagai harga barang, dokumen FOB (Free On Board) adalah dokumen penjualan yang mencakup informasi tentang pihak yang akan bertanggung jawab atas biaya transportasi, pihak yang mengontrol pergerakan barang, dan saat hak milik berpindah ke pembeli.

Jika jenis dokumen FOB yang digunakan adalah FOB Delivered, maka ini mengartikan bahwa pengirim akan bertanggung jawab atas semua biaya angkut.

Tetapi, jika jenis dokumen FOB yang digunakan adalah FOB Origin, maka ini berarti pembeli yang akan mengambil hak atas barang yang dikirim dan menanggung semua biaya angkut.

Perusahaan Logistik Indonesia

Berikut merupakan beberapa perusahaan logistik di Indonesia yang bisa melakukan pengiriman barang ke dalam atau ke luar negeri.

  • PT. Ceva Logistik Indonesia
  • PT. Pos Logistik Indonesia
  • PT. Asia Dharma Logistics
  • PT. Jawa Indo Logistik
  • PT. Wahana Prestasi Logistik
  • PT. Lokatama Logistik
  • PT. Cika Surya Logistik
  • PT. Indah Logistik
  • PT. Indah Yatama Logistik
  • PT. Guna Kencana Logistik
  • PT. Cipta Mapan Logistik

Layanan Penerjemah Mega Translation Service

Jika Anda membutuhkan jasa penerjemah tersumpah yang bisa menerjemahkan Dokumen Layanan Logistik untuk keperluan ekspansi bisnis Anda, Mega Translation Service bisa membantu Anda. Dokumen bisnis Anda akan diterjemahkan oleh tim penerjemah tersumpah yang telah berpengalaman dalam menerjemahkan dokumen bisnis berbagai industri ke lebih dari 24 bahasa asing. Segera cek layanan kami selengkapnya.

Lihat Juga :