Fungsi Kelenjar Cowper: Pengertian, Fungsi & Struktur Lengkap

Netter.co.id – Untuk pembahasan kali ini, admin akan memberikan ulasan mengenai fungsi kelenjar Cowper yang dalam hal ini meliputi pengertia, struktur dan bagian-bagian dari bulbourethral (Cowper).

Kelenjar adalah sekelompok sel atau “organ yang mensekresi” untuk mengeluarkan bahan kimia. Zat-zat ini bisa berbentuk hormon, keringat, air liur, lendir atau asam (yaitu asam HCI di kelenjar lambung.”

Kelenjar membantu menciptakan zat yang kemudian disekresikan untuk digunakan lebih lanjut atau eliminasi total dari tubuh. Nah, untuk lebih memahami dan memahaminya, simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

Pengertian Kelenjar Cowper

Fungsi Kelenjar Cowper

Kelenjar Cowper adalah sepasang kelenjar eksokrin kecil yang merupakan bagian dari sistem reproduksi pria. Kelenjar ini memiliki kelenjar di sisi dasar uretra dan di prostat. Kelenjar bulbourethral homolog dengan kelenjar Bartholin pada wanita.

Panjang kelenjar sekitar 2,5 cm. Kelenjar bulbouretral homolog terdapat pada kelenjar Bartholin pada wanita. Panjang saluran Bulbourethral atau Cowpery sekitar 2,5 cm.

Sebelum ejakulasi, kelenjar Cowper menghasilkan cairan pra-mani atau pra-ejakulasi, cairan tidak berwarna, transparan, dan kental yang dikeluarkan dari uretra selama peningkatan hasrat seksual.

Cairan ini, yang bersifat basa dan membantu melumasi uretra, memungkinkan sperma keluar dan mengeluarkan urin dan benda asing lainnya.

Mengenal Fungsi Kelenjar Bulbouretra (Cowper)

Ada berbagai macam fungsi dan penjelasan dari cowper ini, diantaranya sebagai berikut:

  • Seperti produksi cairan seperti lendir sebelum ejakulasi.
  • Sebagai pelumas terhadap uretra.
  • Netralisasi uretra dari urin.
  • Jaga kebersihan sperma.

Fungsi utama dari kelenjar bulbourethral (Cowper) adalah untuk menghasilkan cairan seperti lendir sebelum ejakulasi. Cairan yang dihasilkan muncul sebelum semen. Lendir ini melumasi uretra, menetralkan uretra dari kerusakan cairan dan melindungi sperma.

Baca Juga :  Pengertian Uterus: Bagian, Struktur, Fungsi & Tujuan Uterus

Lendirnya bening, tidak berwarna dan kental. Kelenjar menghasilkan cairan alkali bening di uretra. Sekresi kelenjar menghasilkan sekitar 5% sperma. Cairan lendir bening ini berfungsi sebagai penetralisir asam urin di uretra dan juga sebagai pelumas di uretra.

Kelenjar Cowper terjadi pada hampir semua mamalia jantan, tetapi tidak pada anjing.

Fungsi Kelenjar Prostat

Prostat terletak di bawah kandung kemih di sekitar bagian atas uretra. Tidak seperti beberapa vesikel, hanya ada sel prostat. Prostat menyajikan zat dalam bentuk cairan putih tipis yang menyerupai susu.

Cairan ini dikeluarkan melalui saluran ejakulasi untuk diintegrasikan ke dalam cairan yang dihasilkan oleh vesikula seminalis. Prostat menyumbang sekitar 30% dari jumlah total air mani yang diproduksi.

Cairan ini mengandung enzim antikoagulan, asam sitrat, enzim proteolitik, yang merupakan nutrisi untuk kolesterol, sperma, fosfolipid dan garam.

Cairan yang disekresikan terhadap prostat memiliki fungsi meningkatkan volume air mani, yang bisa melindungi sperma dari tekanan di vagina dan uretra.

Fungsi Kelenjar Prostat dan Cowper

Dalam fungsi ini, sangat penting sebagai organ reproduksi pria. Sistem reproduksi pria dibagi menjadi dua bagian, sistem reproduksi internal, yang meliputi saluran ejakulasi, testis, dan kelenjar.

Bagian kedua dari sistem reproduksi pria adalah sistem reproduksi eksternal, yang meliputi penis dan skrotum. Ada tiga jenis kelenjar pada kelenjar kelamin.

Selain prostat pada sistem reproduksi pria, juga terdapat vesikula seminalis dan kelenjar bulbourethral, ​​yang juga dikenal sebagai kelenjar Cowper.

Fungsi Kelenjar Prostat dan Sapi Kelenjar kelamin adalah adanya alat kelamin laki-laki dengan fungsi khusus dalam memproduksi cairan, yaitu sperma yang bisa bergerak. Cairan ini memiliki sifat tertentu yang bisa melindungi sperma.

Baca Juga :  Jaringan Gabus: Pengertian, Fungsi. Struktur & Karakteristik

Cairan yang dihasilkan oleh kelenjar tersebut dikenal sebagai sperma atau sperma. Diketahui bahwa 1 ml air mani mengandung sekitar 60 hingga 100 juta sperma. PH biji adalah 7,2 dan volumenya sekitar 3 hingga 5 ml, warna cairannya antara putih susu dan agak kuning.

Struktur yang Membentuk Kelenjar Cowper (Bulbouretral)

Kelenjar bulbourethral atau kelenjar Cowper bisa dibagi menjadi kepala dan ekor. Kelenjar Cowper terdiri dari kelenjar yang dilapisi dengan fiberglass.

Ada pori-pori kecil di bawah lobus ini, yang dikelilingi oleh epitel leher. Lubang-lubang tersebut dihubungkan membentuk saluran 2,5 cm. Sel-sel epitel berjajar memiliki inti datar kecil dan juga basofilik.

Artikel lainnya:

Penutup

Sekian ulasan yang telah admin sampaikan secara lengkap dan jelas yaitu fungsi Kelenjar Cowper. Semoga ulasan ini, bisa bermanfaat dan bermanfaat bagi kalian semua.

Categories IPA