Fraksi Mol: Pengertian, Sifat, Jenis-jenis & Contohnya

Netter.co.id kali ini akan membahas tentang Fraksi Mol – Dalam perhitungan kimia, jumlah zat terlarut dengan pelarut disebut konsentrasi. Konsentrasi larutan harus dihitung dengan cara yang tepat, yaitu dalam menentukan pelarut dan massa pelarut.

Perbedaan antara kebenaran dan molaritas adalah bahwa turbulensi adalah kelarutan atau konsentrasi molar (m) yaitu menunjukkan jumlah molar pelarut dengan 1000 g pelarut.

Pada pembahasan kali ini akan dijelaskan secara lengkap dan jelas tentang fraksi mol. Untuk review lengkapnya.. Baca terus sebagai berikut.

Pengertian Fraksi Mol

Fraksi Mol

Pengertian Fraksi Mol merupakan adanya suatu ukuran konsentrasi larutan, yang menjelaskan perbandingan dalam hal jumlah mol dan bagian zat dalam hal jumlah mol komponen solusi.

Fraksi tersebut yakni sering disebut sebagai angka dan, tentu saja, fraksi yang digambarkan sebagai jumlah molekul yang konsisten dibandingkan dengan jumlah semua molekul.

Konsep ini hanyalah salah satu cara untuk menunjukkan keberadaan campuran yang merupakan entitas tanpa dimensi. Pemecah gelombang ini terkadang merupakan simbol dari huruf Yunani daripada alfabet Romawi.

Dalam penghitungan kimia, jumlah zat terlarut dalam pelarut disebut konsentrasi. Konsentrasi larutan harus dihitung dengan cara yang sesuai, yaitu dengan menentukan massa pelarut dan pelarut.

Konsentrasi larutan ini adalah dalam bentuk mol, fraksi ini dan persentase massa. Apa yang dijelaskan dalam formula masing-masing.

Fraksi sering disebut sebagai fraksi dari bilangan dan tentunya sama dengan fraksi yang dinyatakan sebagai jumlah dari komponen molekulernya, yang merupakan jumlah dari semua molekul.

Baca Juga :  Badan Mikro

Konsep ini yakni hanya satu cara mewakili komposisi campuran dengan unit tanpa dimensi. Pemecah gelombang kadang-kadang lebih merupakan simbol dengan huruf-huruf Yunani dari pada dengan alfabet Romawi.

Dalam perhitungan kimia, jumlah zat terlarut dalam pelarut disebut konsentrasi. Konsentrasi larutan harus dihitung secara tepat dengan menentukan massa dan pelarut.

Konsentrasi larutan dalam bentuk mol, fraksi mol, mol dan persentase massa. Hal-hal ini dijelaskan secara individual dan disampaikan dengan formula.

Sifat Koligatif Larutan

Meskipun dalam suatu sifat pelarut tentu mencakup beberapa larutan, sifat-sifat pelarut tidak tergantung pada interaksi antara pelarut dan molekul pelarut.

Akan Tetapi pada jumlah pelarut yang larut dalam larutan. Sifat kolaboratif termasuk menurunkan tekanan uap, meningkatkan titik didih, dan mengurangi pembekuan dan tekanan osmotik.

Molekul cair yang telah meninggalkan dalam suatu permukaan yakni bisa menyebabkan sebuah tekanan uap cair. Semakin mudah menguap molekul cairan, semakin tinggi dalam tekanan uap cairan tersebut.

Akan tetapi, ketika dalam tekanan cair terdapat zat terlarut yang tidak diuapkan dilepaskan, partikel terlarut mengurangi penguapan molekul cair. Air laut mati adalah contoh dari penurunan tekanan uap pelarut dengan pelarut yang mudah menguap.

Jenis-Jenis Fraksi Mol

Terdapat beberapa jenis dalam fraksi ini, diantaranya ialah sebagai berikut:

1. Fraksi Mol Zat Terlarut (Xt)

Rumus fraksi zat terlarut (Xt) adalah:

Keterangan:

  • Xt = Fraksi mol zat terlarut
  • Np = Jumlah mol zat pelarut
  • Nt = Jumlah mol zat terlarut

2. Fraksi Mol Zat Pelarut (Xp)

Rumus fraksi ini untuk pelarut (Xp) adalah:

Xt + Xp = 1

Keterangan:

  • Nt = Jumlah mol zat terlarut
  • Xp = Fraksi mol zat pelarut
  • Np = Jumlah mol zat pelarut

Jumlah terhadap mol dan pelarut ialah 1

Contoh Soal Fraksi Mol

Untuk lebih memahami makna dan formula istirahat breakpole, yang terbaik adalah berlatih pertanyaan-pertanyaan yang paling efektif, sebagai contoh masalah breakpole yang berakhir dengan diskusi.

Baca Juga :  Pengertian Indikator Asam Basa: Manfaat, dan Jenis-jenisnya

Contoh Soal

Solusinya terdiri dari 3 mol zat A, 3 mol zat B dan 4 mol zat C. Bagaimanakah menghitung fraksi mol?

Diketahui :

  • nA = 3
  • nB = 3
  • nC = 4

Penyelesaian :

  • XA = nA / (nA + nB +nC)
  • XA = 3 / (3 + 3 + 4)
  • XA = 0.3
  • XA = nA / (nA + nB +nC)
  • XA = 3 / (3 + 3 + 4)
  • XA = 0.3
  • XA = nA / (nA + nB +nC)
  • XA = 4 / (3 + 3 + 4)
  • XA = 0.4

Jadi total dari XA + XB + XC = 0.3 + 0.3 + 0.4 = 1

Konsep ini yakni hanyalah salah satu cara untuk menunjukkan dalam keberadaan campuran yang merupakan entitas tanpa dimensi. Dalam fraksi ini terkadang merupakan simbol dari huruf Yunani dari pada alfabet Romawi.

Artikel lainnya:

Penutup

Sekian ulasan kali ini, yang telah admin sampaikan secara lengkap dan jelas yakni mengenai Fraksi Mol. Semoga ulasan ini, bisa berguna dan bermanfaat bagi kalian semuanya.