Cara Menanam Jambu Bol Jamaika Yang Unggul Berbuah Banyak

Netter.co.id – Bagaimana Cara Menanam Jambu Bol Jamaika? Secara umum, hampir semua lapisan masyarakat telah makan Jambu Jamaika. Hanya saja mereka menyebutnya secara umum sebagai jambu air.

Nah, jambu biji Jamaika adalah salah satu jenis jambu air yang memiliki banyak manfaat. Tidak hanya kaya akan serat, jambu bol juga dipercaya baik untuk kesehatan kulit. Tidak percaya? Mari kita mengenal lebih jauh tentang jambu Jamaika dan manfaatnya

Sekilas tentang Jambu Jamaika

Jambu Jamaika adalah salah satu jenis jambu air dengan buah merah. Warna merah segar yang ditawarkan mampu membangkitkan setiap mata untuk melihat.

Tidak heran setiap orang akan tertarik untuk memanen atau membelinya. Buah ini memiliki daging lebih tebal dari jenis air jambu biji lainnya.

Dagingnya memiliki rasa manis dan sedikit gurih dan menyegarkan karena memiliki banyak kandungan air. Waktu yang paling tepat untuk memakan jambu ini adalah saat tidak terlalu tua karena akan memberikan rasa gurih saat dikunyah.

Berbeda dengan ketika sudah terlalu matang (warna buah merah tua) dimana rasanya didominasi oleh rasa manis. Buah ini memiliki ukuran yang besar sehingga sangat disukai oleh anak-anak.

Apa Manfaat Jambu Jamaika?

1. Melembabkan dan memberi nutrisi pada kulit

Selain kaya serat, jambu biji jenis ini juga memiliki banyak vitamin A dan C yang baik untuk kesehatan kulit. Selain buahnya, daunnya juga dipercaya bisa menjaga kelembaban kulit.

Anda hanya perlu mengambil beberapa lembar daun muda dan mengolahnya menjadi jus. Agar lebih bergizi, Anda bisa menambahkan tomat atau beberapa bahan lain yang juga baik untuk kulit.

Baca Juga :  Cara Menanam Kacang Panjang Yang Benar (Panen Melimpah)

2. Menghilangkan sariawan

Selain baik untuk kesehatan kulit, vitamin C dalam Jambu Jamaika juga berkhasiat meredakan sariawan ringan. Pasien hanya perlu mengkonsumsi buah jambu biji secara teratur setiap hari.

3. Pencernaan lancar

Jambu Jamaika adalah buah serat tinggi dengan banyak kandungan air. Ini sangat baik untuk kesehatan pencernaan di mana Anda akan terhindar dari sembelit. Pencernaan halus ini juga akan memiliki efek positif pada menjaga stabilitas tubuh dan mencegah lemak perut.

4. Meringankan Menstruasi

Jambu Jamaika termasuk dalam buah yang kaya akan manfaat. Tidak hanya buah, daun dan bijinya, tetapi akarnya juga baik untuk perawatan. Air akar jambu biji Jamaika direbus dapat meredakan nyeri haid. Tidak hanya itu, akarnya juga bisa mengatasi rasa gatal di seluruh tubuh.

5. Meredakan Demam

Manfaat lain dari Jambu Jamaika adalah dapat mengurangi demam. Properti ini dapat diperoleh dari buah, biji dan bagian daun. Pasien hanya perlu merebus semua bagian ini dan minum hasil rebusan. Minumlah secara teratur selama tiga hari.

Langkah dan Cara Menanam Jambu Bol Jamaika

Cara Menanam Jambu Bol Jamaika

Bagi Anda yang penasaran dengan cara budidaya jambu bol jamaika, mari kita lihat langkah-langkah cara menanam jambu bol jamaika berikut ini.

1. Persyaratan Tumbuh

Perlu Anda ketahui bahwa Jambu Bol tumbuh sangat baik di dataran tinggi dengan ketinggian sekitar 1200 di atas permukaan laut dan juga memiliki suhu antara 18 hingga 28 ° C, sedangkan untuk curah hujan yang baik untuk pertumbuhan Jambu Bol adalah 500 hingga 3000 mm untuk setiap tahun.

Hal lain yang harus Anda perhatikan adalah tanaman atau pohon Bolu Bol sangat baik jika tumbuh di daerah yang memiliki intensitas cahaya antara 40% hingga 80% disertai dengan kelembaban udara yaitu 50% hingga 80%.

Tanah yang baik untuk pertumbuhan Jambo Bol adalah subur, gembur, dan mengandung banyak bahan organik dengan pH antara 5,5 hingga 7,5.

Baca Juga :  Cara Budidaya Timun Sendiri Dengan Mudah dan Hasil Melimpah

Selain itu, jenis tanah yang baik untuk pertumbuhan Bol Jambol seperti tanah Inceptisol, meskipun dalam beberapa kasus ditemukan bahwa tanah Ultisol dan Oxisol masih dikatakan lebih baik.

2. Pembibitan Jambu Bol

Untuk membiakkan Jambu Bol Anda harus memilih benih matang yang harus diambil dari pohon induk dari varietas yang sudah terbukti, atau telah berumur sekitar 15 tahun atau bahkan lebih.

Setelah Anda mendapatkan biji Jambu Biji, maka langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah mengeringkan benih selama 1 hingga 3 hari di tempat yang cukup teduh.

3. Persemaian Benih

Ketika benih siap ditanam, langkah selanjutnya yang harus Anda ambil adalah persemaian. Untuk proses pembibitan itu sendiri, Anda bisa menggunakan bedeng atau bisa juga menggunakan polybag tergantung selera Anda dan juga kondisi atau jenis tanah yang akan Anda gunakan.

4. Pemeliharaan benih

Hal-hal yang harus Anda perhatikan ketika memasuki tahap pembibitan pembibitan adalah seperti di bawah ini, tetapi Anda perlu ingat bahwa mungkin dalam beberapa kondisi cara pemeliharaannya agak berbeda, terutama jika Anda mendapatkan bibit dengan kualitas buruk.

  • Lakukan penyiraman secara teratur, yaitu setiap 1 hingga dua kali sehari. Anda bisa melakukannya di pagi atau sore hari. Tetapi jika pada saat itu daerah Anda mengalami musim hujan, maka biasanya cukup melakukan penyiraman satu kali saja.
  • Penyiraman yang Anda lakukan harus bergantung pada jumlah gulma yang tumbuh.
  • Pemupukan dilakukan setiap 3 bulan menggunakan urea, KCl dan juga SP 36 dengan rasio masing-masing 2: 1: 1.
  • Jika menggunakan bedengan, pemupukan dengan dosis 50-100 g / m2 dan jika misalnya menggunakan polybag, maka diberikan sebanyak 4 g / polybag.
  • Penyemprotan dilakukan dengan menggunakan pestisida berkenaan dengan konsentrasi antara 30% hingga 50% dari dosis yang direkomendasikan. Jika misalnya kondisinya cerah, maka Anda harus membuka tutupnya secara bertahap – agar tanaman dapat beradaptasi dengan baik.

5. Penanaman Jambu Biji Bol

Sekarang kita sampai pada cara menanam Jambu Biji dari biji. Langkah – langkah yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:

  • Sebelum Anda memasuki proses penanaman, hal yang harus Anda perhatikan adalah Anda harus membuat lubang tanam yang juga harus diberi insektisida dan juga Furadan 3G untuk sekitar 100 gram kemudian Anda mencampurnya dengan urea dan pupuk SP 36 dan KCl dalam perbandingan 2: 1: 1 sebanyak sekitar 100 hingga 150 gram.
  • Langkah kedua adalah Anda harus perlahan melepaskan polybag dan tidak merusaknya.
  • Selanjutnya Anda menempatkan benih penanaman di lubang tanam dan kemudian Anda menumpuk, setelah itu Anda airi. Atau Anda bisa menyiramnya lebih dulu dan menumpuk bijinya sampai ke dasar.
  • Maka yang harus Anda lakukan adalah memadatkan tanah di sekitar batang dan kemudian Anda meletakkan tiang penyangga di sisi kanan dan kiri tanaman. Dan setelah Anda mengikatnya erat, itu tidak perlu terlalu kuat. Anda juga harus tahu tentang cara mengolah anthurium jemani.
Baca Juga :  Cara Budidaya Buah Anggur Secara Benar Hasil Panen Melimpah

6. Menyiram Tanaman Kacang Mete

Ketika Jambu Bol masih dalam kondisi pertumbuhan baru atau masih muda, penyiraman harus dilakukan sebanyak 1 hingga 2 kali sehari.

Ketika tanaman Jambu Bol tumbuh cukup tinggi dan memiliki akar yang cukup dalam, maka penyiraman yang harus Anda lakukan adalah sekitar 1 hingga dua kali sebulan.

Selain itu yang harus Anda perhatikan adalah bahwa penyiraman yang akan Anda lakukan adalah harus berada di sekitar kanopi. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan terkait dengan cara menyirami Jambu Biji dari biji.

Mengetahui informasi ini dapat membuka cakrawala Anda sehingga Anda dapat mengolahnya dan kemudian Anda akan mendapatkan hasil atau manfaat yang memuaskan.

Penutup

Demikianlah Pelajaran tentang cara budidaya jambu bol jamaika yang benar agar hasil panen melimpah, yang dapat kami sampaikan semoga dapat bermanfaat bagi anda semua. Terima kasih telah belajar dengan kami dan sampai berjumpa di artikel kami selanjutnya.

Baca Juga: